Rabu, 28 November 2012

Layanan Telematika


Telematika adalah singkatan dari Telekomunikasi dan Informatika.
Ini merupakan suatu bentuk hubungan saling bertukar informasi dari pihak yang satu kepada pihak yang lain. Layanan Telematika itu adalah Layanan dial up ke jaringan internet maupun semua jenis jaringan yang didasarkan pada sistem telekomunikasi untuk mengirimkan data.
Layanan Telematika (dalam bhs.Inggris disebut juga Telematics Services) dewasa ini sudah banyak digunakan oleh pemerintah Indonesia untuk menunjang kebutuhan dan kenyamanan masyarakat.
Layanan Telematikanya digunakan dalam beberapa bidang, 4 diantaranya :
A. Layanan Telematika di bidang Informasi
Penggunaan teknologi telematika dan aliran informasi harus selalu ditujukan untuk
meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk pemberantasan kemiksinan dan kesenjangan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Selain itu, teknologi telematika juga harus diarahkan untuk menjembatani kesenjangan politik dan budaya serta meningkatkan
keharmonisan di kalangan masyarakat. Contohnya ada pada Wartel dan Warnet.
Wartel dan Warnet memainkan peranan penting dalam masyarakat. Warung Telekomunikasi dan Warung Internet ini secara berkelanjutan memperluas jangkauan pelayanan telepon dan internet, baik di daerah kota maupun desa, bagi pelanggan yang tidak memiliki akses sendiri di tempat tinggal atau di tempat kerjanya. Oleh karena itu langkah-langkah lebih lanjut untuk mendorong pertumbuhan jangkauan dan kandungan informasi pelayanan publik, memperluas pelayanan kesehatan dan pendidikan, mengembangkan sentra-sentra pelayanan masyarakat perkotaan dan pedesaan, serta menyediakan layanan “e-commerce” bagi usaha kecil dan menengah, sangat diperlukan. Dengan demikian akan terbentuk balai-balai Informasi. Untuk melayani lokasi- lokasi yang tidak terjangkau oleh masyarakat.
B. Layanan Telematika di bidang Keamanan
Layanan telemaatika juga dimanfaatkan pada sektor– sektor keamanan seperti yang sudah
dijalankan oleh Polda Jatim yang memanfaatkan Teknologi Informasi dalam rangka meningkatkan pelayanan keamanan terhadap masyarakat. Kira-kira sejak 2007 lalu, membuka layanan pengaduan atau laporan dari masyarakat melalui SMS dengan kode akses 1120. Selain itu juga telah dilaksanakan sistem online untuk pelayanan di bidang Lalu Lintas. Polda Jatim memiliki website di http://www.jatim.polri.go.id, untuk bisa melayani masyarakat melalui internet. Hingga kini masih terus dikembangkan agar dapat secara maksimal melayani masyarakat.
Bahkan Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polda Jatim sudah banyak memanfaatkan fasilitas website ini dan sangat bermanfaat dalam menangani kasus-kasus yang sedang terjadi dan lebih mudah dalam memantau setiap perkembangan kasus atau laporan, baik laporan dari masyarakat maupun laporan internal untuk Polda Jatim sendiri. Bukan hanya penanganan kasus kejahatan semata, tapi juga termasuk laporan terkait lalu lintas, intelijen, tindak pidana ringan (tipiring) di masyarakat, pengamanan untuk pemilu, termasuk laporan bencana alam. Masyarakat juga bisa menyampaikan uneg-uneg atau opini mengenai perilaku dan layanan dari aparat kepolisian melalui email atau website . Semoga saja daerah– daerah lainnya yang tersebar diseluruh Indonesia dapat memanfaatkan teknologi telematika seperti halnya Polda Jatim agar terciptanya negara Indonesia yang aman serta disiplin. Indonesia perlu menciptakan suatu lingkungan legislasi dan peraturan perundang-undangan.Upaya ini mencakup perumusan produk-produk hukum baru di bidang telematika (cyber law) yang mengatur keabsahan dokumen elektronik, tanda tangan digital, pembayaran secara elektronik, otoritas sertifikasi, kerahasiaan, dan keamanan pemakai layanan pemakai layanan jaringan informasi. Di samping itu, diperlukan pula penyesuaian berbagai peraturan perundang-undangan yang telah ada, seperti mengatur HKI, perpajakan dan bea cukai, persaingan usaha, perlindungan konsumen, tindakan pidana, dan penyelesaian sengketa. Pembaruan perauran perundang-udangan tersebut dibutuhkan untuk memberikan arah yang jelas, transparan, objektif, tidak diskriminatif, proporsional, fleksibel, serta selaras dengan dunia internasional dan tidak bias pada teknologi tertentu. Pembaruan itu juga diperlukan untuk membentuk ketahanan dalam menghadapi berbagai bentuk ancaman dan kejahatan baru yang timbul sejalan dengan perkembangan telematika.
C. Layanan Context Aware dan Event-Based
Di dalam ilmu komputer menyatakan bahwa perangkat komputer memiliki kepekaan dan dapat
bereaksi terhadap lingkungan sekitarnya berdasarkan informasi dan aturan-aturan tertentu yang tersimpan di dalam perangkat. Gagasan inilah yang diperkenalkan oleh Schilit pada tahun 1994 dengan istilah context-awareness. Context-awareness adalah kemampuan layanan network untuk mengetahui berbagai konteks, yaitu kumpulan parameter yang relevan dari pengguna (user) dan penggunaan network itu, serta memberikan layanan yang sesuai dengan parameter-parameter itu.
Beberapa konteks yang dapat digunakan antara lain lokasi user, data dasar user, berbagai
preferensi user, jenis dan kemampuan terminal yang digunakan user. Sebagai contoh : ketika
seorang user sedang mengadakan rapat, maka context-aware mobile phone yang dimiliki user
akan langsung menyimpulkan bahwa user sedang mengadakan rapat dan akan menolak seluruh
panggilan telepon yang tidak penting. Dan untuk saat ini, konteks location awareness dan
activity recognition yang merupakan bagian dari context-awareness menjadi pembahasan utama
di bidang penelitian ilmu komputer.
Tiga hal yang menjadi perhatian sistem context-aware menurut Albrecht Schmidt, yaitu:
1.The acquisition of context.
Hal ini berkaitan dengan pemilihan konteks dan bagaimana cara memperoleh konteks
yang diinginkan, sebagai contoh : pemilihan konteks lokasi, dengan penggunaan suatu
sensor lokasi tertentu (misalnya: GPS) untuk melihat situasi atau posisi suatu lokasi
tersebut.
2.The abstraction and understanding of context.
Pemahaman terhadap bagaimana cara konteks yang dipilih berhubungan dengan kondisi
nyata, bagaimana informasi yang dimiliki suatu konteks dapat membantu meningkatkan
kinerja aplikasi, dan bagaimana tanggapan sistem dan cara kerja terhadap inputan dalam
suatu konteks.
3.Application behaviour based on the recognized context.
Terakhir, dua hal yang paling penting adalah bagaimana pengguna dapat memahami
sistem dan tingkah lakunya yang sesuai dengan konteks yang dimilikinya serta
bagaimana caranya memberikan kontrol penuh kepada pengguna terhadap sistem.
Sumber :
_http://www.scribd.com/doc/42654932/Pengantar-Telematika-4ka04-Layanan-Telematika
_http://helenamayawardhani.wordpress.com/2009/07/17/context-awareness/
_http://resty-pumpfh.blogspot.com/2009/12/layanan-telematika.html

Rabu, 10 Oktober 2012

19 Juli, 2012... TARA!

Sebenernya telat sih gue posting ini sekarang, tapi dari pada gak sama sekali kan hahaha :p
Ini semuanya ada di hari Ulang tahun gue, 19 Juli 2012 kemarin. Dari jam 00:00 udh dpt kejutan dari wanita paling special lilin2 kecil berbentuk tulisan.. Besok paginya dikampus, sama temen2 kls juga dikasih sedikit kejutan tp itu manis buat gue dgn cupcakes yg imut ahahah :p
Abis itu, dikerjain brg Ayah, cewe gue dan adek gue, yg paling ngeselin gue harus jalan kaki dr dpn kuburan deket rumah, smp ke rumah dengan mata yg ditutup kain. Tp ya cewe cantik yg nemenin jd gpp deh walaupun gue sbnrnya takut :))
Dan.... MASUK RUMAH... TARAAA


Ada hampir 100 lilin dan itu bikin gue terharu seneng campur aduk, sayang makasih :'D :*
19 Juli 2012, ALHAMDULILLAH MASIH DENGAN ORANG2 YG GUE SAYANG! MAKASIH SEMUANYA :D





I Love You, Lia :')


Pendahuluan Telematika


1. Abstraksi
Telematika mempunyai peranan sangat penting dan strategis sebagai komponen infrastruktur untuk perkembangan ekonomi. Pelayanan telematika dapat menggantikan bentuk komunikasi lain dan seringkali lebih efektif penggunaannya baik dari segi biaya,waktu dan rantai distribusinya.
Telematika juga sangat penting dalam komunikasi maupu dalam pencarian informasi. Telematika juga berkembang menjadi wacana multimedia. Sehingga masyarakat yang bergerak didunia multimedia sangat bergantung kepada telematika yang ada saat ini. Perkembangan ini memicu perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika menjadi semakin terpadu atau populer dengan istilah “konvergensi”. Semula Media masih belum menjadi bagian integral dari isu konvergensi teknologi informasi dan komunikasi pada saat itu.
2. Pendahuluan
2.1 Latar Belakang
Perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika (telematika) saat ini sangat pesat sekali. Di berbagai bidang hampir membutuhkan teknolgi telekomunikasi dan informatika untuk mempermudah suatu pekerjaan yang berkaitan dalam dunia IT.
Dalam era globalisasi sekarang ini, komputer merupakan alat yang sangat dibutuhkan oleh banyak instansi dan perusahaan-perusahaan milik negara maupun swasta. Pemakaian komputer dewasa ini semakin berkembang pesat di segala bidang sesuai dengan kemajuan zaman. Sejalan dengan lajunya perkembangan dunia teknologi modern saat ini, mengakibatkan perubahan kehidupan manusia dalam menangani setiap permasalahan yang terjadi yang ada hubungannya dengan proses pembangunan secara menyeluruh.
Pada saat ini, komputer sudah memasuki hampir semua kehidupan masyarakat. Dunia pendidikan sangat terkait dengan komputerisasi. Dalam mendukung pembelajaran maupun dalam pengolahan data yang ada di lingkungan sekolah. Pembelajaran di lingkungan sekolah dapat dibantu dengan aplikasi-aplikasi yang dibangun mengenai pelajaran tersebut
Komputer memiliki peranan besar dalam bidang pendidikan khususnya dalam kegiatan belajar mengajar. Sehingga model pembelajaran yang klasikal, yaitu dengan menggunakan buku sebagai sumber belajar dirasa membosankan.
2.2 Batasan Masalah.
Dalam penulisan ini penulis hamya membahas tentang pengertian telematika, contoh-contoh atau bentuk-bentuk penerapan telematika, serta menjelaskan teknologi yang ada didalam telematika.
3. Landasan Teori
3.1 Teori / Konsep Telematika
Telematika dapat diartikan sebagai bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi. Para praktisi mengatakan bahwa telematika merupakan perpaduan dari dua kata yaitu dari “Telekomunikasi dan Informatika” yang merupakan perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah telematika juga dikenal sebagai “the new hybrid technology” karena lahir dari perkembangan teknologi digital.
3.2 Pengertian Telematika
Telematika berasal dari bahasa perancis “Telematique” yang merujuk pada bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi.
Teknologi Informasi merujuk pada sarana prasarana, sistem dan metode untuk perolehan, pengiriman, penerimaan, pengolahan, penafsiran, penyimpanan, pengorganisasian, dan penggunaan data yang bermakna ( Miarso, 2007 ).
Pada praktisi menyatakan bahwa “Telematics“ adalah singkatan dari “Telecommunication” and “informatics” sebagai wujud dari perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah Telematics juga dikenal sebagai “the new hybrid technology” yang lahir karena perkembangan teknologi digital. Perkembangan ini memicu perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika menjadi semakin terpadu ( konvergensi ). Semula media masih belum menjadi bagian integral dari isu konvergensi teknologi informasi komunikasi pada saat itu.
Belakangan baru disadari bahwa penggunaan sistem komputer dan sistem komunikasi ternyata juga menghindarkan media komunikasi baru. Lebih jauh lagi istilah Telematika kemudian merujuk pada perkembangan konvergensi antara telekomunikasi, media dan informatika yang semula masing-masing berkembang secara terpisah.
Konvergensi Telematika kemudian dipahami sebagai sistem elektronik berbasiskan teknologi digital atau “The Net”. Dalam perkembangannya istilah “media” dalam Telematika berkembang menjadi wacana “multimedia”. Hal ini sedikit membingungkan masyarakat, karena istilah “multimedia” semula hanya merujuk pada kemampuan sistem computer untuk mengolah informasi dalam berbagai medium. Adalah suatu ambigus jika istilah Telematika dipahami sebagai akronim Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika
Menurut instruksi presiden RI no.6 tahun 2001 tentang kerangka kebijakan perkembangan dan pendayagunaan telematika di Indonesia didapat pengertian telematika sebagai berikut : “..Telekomunikasi, media dan informatika atau disingkat sebagai teknologi telematika…”.
Menurut Yusuf Hadi Miarso ( 2007 ) telematika merupakan sinergi teknologi telekomunikasi dan informatika untuk keperluan pemrosesan data dengan sistem binary ( digital ). Telekomunikasi adalah sistem hubungan jarak jauh yang terjalin melalui saluran kabel dan nirkabel ( gelombang suara, elektromagnetik, dan cahaya ). Sedangkan informatika adalah pengelolaan data yang bermakna dengan sistem binary ( digital ). Istilah Teknologi dan Komunikasi (ICT = Information and Communication Technology ) yang lebih dikenal sekarang ini bermaksud memperluas pengertian telematika.
Jadi , dapat disimpulkan bahwa Telematika merupakan konvergensi antara teknologi Telekomunikasi , Media dan Informatika yang digunakan untuk keperluan pemrosesan data dengan sistem binary / digital.
3.3 Fungsi Telematika
Selaras dengan pengertian telematika sebagai sarana komuikasi jarak jauh, maka fungsi dari telematika antara lain :
1. Penyampai informasi dimana Telematika digunakan sebagai penyampai informasi agar orang yang melakukan Komunikasi menjadi lebih berpengetahuan dari sebelumnya. Bertambahnya pengetahuan manusia akan meningkatan keterampilan hidup, menambah kecerdasan, meningkatkan kesadaran dan wawasan.
2. Sarana Kontak sosial hidup bermasyarakat. Interaksi sosial menimbulkan kebersamaan; keakraban, dan kesatuan yang akan melahirkan kerjasama. Telematika menjadi penghubung diantara peserta kerjasama tersebut, walaupun mereka tersebar dimana-mana. Telematika menjembatani proses interaksi sosial dan kerjasama sehingga menghasilkan jasa yang memiliki nilai tambah dibanding hasil perseorangan.
3.4 Aplikasi Telematika (WiFi)
Pengertian Wi-Fi
Wi-fi (atau Wi-fi,WiFi, Wifi, wifi) merupakan kependekan dari Wireless Fidelity, memiliki pengertian yaitu sekumpulan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Networks-WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Standar terbaru dari spesifikasi 802.11a atau b, seperti 802.16 g, saat ini sedang dalam penyusunan, spesifikasi terbaru tersebut menawarkan banyak peningkatan mulai dari luas cakupan yang lebih jauh hingga kecepatan transfernya.
Awalnya Wi-Fi ditujukan untuk penggunaan perangkat nirkabel dan Jaringan Area Lokal (LAN), namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses internet. Hal ini memungkinan seseorang dengan komputer dengan kartu nirkabel (wireless card) atau personal digital assistant (PDA) untuk terhubung dengan internet dengan menggunakan titik akses (atau dikenal dengan hotspot) terdekat.
3.5 Teknologi dan Telematika
Pemanfaatan Teknologi di dalam Telematika khususnya di bidang Pendidikan
Menurut penulis terdapat sejumlah pilihan alternatif pemanfaatan di bidang pendidikan, yaitu :
1. Perpustakaan Elektronik
Perpustakaan yang biasanya arsip-arsip buku dengan di Bantu dengan teknologi informasi dan internet dapat dengan mudah mengubah konsep perpustakaan yang pasif menjadi agresif dalam berinteraksi dengan penggunanya. Homepage dari The Library of Congress merupakan salah satu perpustakaan yang terbesar di dunia. Saat ini sebagian informasi yang ada di perpustakaan itu dapat di akses melalui internet.
2. Surat Elektronik (email)
Dengan aplikasi sederhana seperti email maka seorang dosen, pengelola, orang tua dan mahasiswa dapat dengan mudah berhubungan. Dalam kegiatan di luar kampus mahasiswa yang menghadapi kesulitan dapat bertanya lewat email.
3. Ensiklopedia
Sebagian perusahan yang menjajakan ensiklopedia saat ini telah mulai bereksperimen menggunakan CD ROM untuk menampung ensiklopedia sehingga diharapkan ensiklopedia di masa mendatang tidak hanya berisi tulisan dan gambar saja, tapi juga video, audio, tulisan dan gambar, dan bahkan gerakan. Dan data informasi yang terkandung dalam ensklopedia juga telah mulai tersedia di internet. Sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan maka data dan informasi yang terkandung dalam ensiklopedi elektronik dapat diperbaharui.
4. Sistem Distribusi Bahan Secara Elektronis ( digital )
Dengan adanya sistem ini maka keterlambatan serta kekurangan bahan belajar bagi warga belajar yang tinggal di daerah terpencil dapat teratasi. Bagi para guru SD yang mengikuti penyetaraan D2, sarana untuk mengakses program ini tdk menjadi masalah karena mereka dapat menggunakan fasilitas yang dimiliki kantor pos yang menyediakan jasa internet.
5. Tele-edukasi dan Latihan Jarak Jauh dalam Cyber System
Pendidikan dan pelatihan jarak jauh diperlukan untuk memudahkan akses serta pertukaran data, pengalaman dan sumber daya dalam rangka peningkatan mutu dan keterampilan professional dari SDM di Indonesia. Pada gilirannya jaringan ini diharapkan dapat menjangkau serta dapat memobilisasikan potensi masyarakat yang lain, termasuk dalam usaha, dalam rangka pembangunan serta kelangsungan kehidupan ekonomi di Indonesia, baik yang bersifat pendidikan formal maupun nonformal dalam suatu “cyber system”.
6. Pengelolaan Sistem Informasi
Ilmu pengetahuan tersimpan dalam berbagai bentuk dokumen yang sebagian besar tercetak dalam bentuk buku, makalah atau laporan informasi semacam ini kecuali sukar untuk diakses, juga memerlukan tempat penyimpanan yang luas. Beberapa informasi telah disimpan dalam bentuk disket atau CD ROM, namun perlu dikembangkan lebih lanjut sistem agar informasi itu mudah dikomunikasikan. Mirip halnya dengan perpustakaan elektronik, informasi ini sifatnya lebih dinamik (karena memuat hal-hal yang mutakhir) dapat dikelola dalam suatu sistem.
7. Video Teleconference
Keberadaan teknologi ini memungkinkan siswa atau mahasiswa dari seluruh dunia untuk dapat berkenalan, saling mengenal bangsa di dunia. Teknologi ini dapat digunakan sebagai sarana diskusi, simulasi dan dapat digunakan untuk bermain peran pada kegiatan pembelajaran yang berfungsi menumbuhkan kepercayaan diri dan kerjasama yang bersifat sosial.
Banyak faktor yang mempengaruhi dilaksanakan atau tidaknya potensi teknologi telematika. Faktor utama, menurut Miarso (2004) adalah adanya komitmen politik dari para pengambil kebijakan dan ketersediaan para tenaga terampil.
4. Kesimpulan
Teknologi Informasi dan komunikasi banyak menciptakan trobosan baru dalam belajar, maka dari itu teknologi dan telematika itu penting bagi kita semua agar bisa mengakses berita dan informasi dari seluruh dunia

sumber :
[1] http://supercumen.blogspot.com/2009/11/layanan-telematika-teknologi-telematika.html
[2] http://wahyu-s.co.cc/?p=152
[3] http://id.wikipedia.org/wiki/Telematika

Happy 22! Yuhuuuuu :D


Pagi2 baru bangun tidur pas tanggal 7 Oktober kmrn dapet ini dari ayang aylopyu, gak bisa blg apa2 lagi! Makasih syg, bukan cuma 2 tahun tp sampw 2 juta triliun milyar tahun aku sm kamu terus kamu sama aku terus! I love you, Lia Yuliawinarti :*








SELAMAT 22 BULAN SAYANG! 
I LOVE YOU.. TO GET HER, NEVER DIE :)


Selasa, 05 Juni 2012

Sedikit Cerita Tentang Boy

Mungkin boy bukanlah orang pertama yang pernah melakukan kesalahan, banyak orang yang pernah melakukan kesalahan namun hanya sedikit yang pernah menyesal melakukan kesalahan yang pernah ia buat.
suatu waktu boy memarkirkan motor kesayangannya di tepi jalan yang tidak begitu ramai, ia hanya duduk dan membakar beberapa batang rokok yang ia beli tadi pagi. di tengah diamnya ia meneteskan air mata, dan dia hanya berbicara pada dirinya sendiri,
"apa yang telah saya lakukan"
ternyata boy baru saja bertengkar dengan kedua orangtuanya.
 lalu ada seorang anak yang mungkin lebih muda beberapa tahun dengannya datang dengan membawa karung di punggungnya, dengam muka lusuh dan bau matahari, ya dia seorang pemulung. dia duduk bersebelahan dengan boy, mungkin entah apa yang ada di pikiran ari tiba tiba dia menyodorkan tangannya dan menyebutkan namanya.
"ari"
tanpa pikir panjang dan bertanya dulu sebelumnya boy menyambut tangan ari
"gw boy"
tiba tiba boy beranjak dari tempat ia duduk dan berjalan ke warung yang berada tidak jauh dari situ, cukup lama setelah mereka berkenalan boy kembali lagi dengan membawa dua buah botol minuman.
"udah berapa jauh lw jalan ?"
"gak tau nih lumayan capek sih"
boy dengan ramahnya memberikan sebotol minuman yang sudah ia beli tadi. ari adalah seorang kakak dari adik perempuan, sama posisinya dengan boy, ia pun seorang kakak dengan adik perempuan, namun yang membedakan adalah ari dari keluarga yang ekonominya agak bawah, dan boy merupakan anak dari keluarga yang cukup. di sana mereka berbincang layaknya kawan yang telah kenal lama, ternyata ari sudah bekerja seperti ini sejak ia keluar dari bangku smp, berbeda jauh dengan boy yang sampai sekarang ia duduk di smester 2 di sebuah perguruan tinggi yang belum pernah sama sekali merasakan mencari uang.dari sedikit pembicaraannya dengan ari,boy berfikir dan ia ingin berubah. berubah menjadi seorang anak yang dapat membuat orang tuanya senang, dan secara tidak langsung ia pun membuat dirinya sendiri senang. setelah itu ia kembali kerumah dan meminta maaf kepada kedua orangtuanya, dan berubah menjadi anak lakilaki yang bertanggung jawab.

Pesona keindahan Bromo

"Jangan ngaku pernah ke jawa timur kalo belom ke Bromo"
mungkin itu yang bisa di simpulkan dari keindahan Bromo, Bromo merupakan sebuah gunung yang ada di taman nasional Bromo Tengger Semeru, di sini kita dapat melihat hamparan pasir yang sangat luas, berkuda dan gak kalah indahnya di saat matahari muncul di pagi hari, memang tidak bisa di ungkapkan dengan kata kata jika kita tidak merasakan keindahannya dengan mata kita sendiri."
Gunung Bromo berasal dari kata Brahma (salah seorang Dewa agama Hindu). Bromo merupakan gunung api yang masih aktif dan terkenal sebagai icon wisata Jawa Timur. Gunung ini tidak sebesar gunung api lainnya di Indonesia tetapi memiliki pemandangannya yang spektakuler dan dramatis. Keindahannya yang luar biasa membuat wisatawan yang mengunjunginya akan berdecak kagum.
Dari puncak Gunung Penanjakan di ketinggian 2.770 m, wisatawan dari seluruh dunia datang untuk melihat sunrise Gunung Bromo. Pemandangannya sungguh menakjubkan dan yang akan Anda dengar hanya suara jepretan kamera wisatawan saat menangkap momen yang tidak bisa didapatkan di tempat lain. Saat sunrise sangat luar biasa dimana Anda akan melihat latar depan Gunung Semeru yang mengeluarkan asap dari kejauhan dan matahari bersinar terang naik ke langit.   
Gunung Bromo dihuni oleh masyarakat suku Tengger yang meyakini bahwa Gunung Bromo merupakan tempat dimana seorang pangeran mengorbankan hidup untuk keluarganya. Masyarakat di sini melakukan festival Yadnya Kasada atau Kasodo setahun sekali dengan mempersembahkan sayuran, ayam, dan uang yang dibuang ke dalam kawah gunung berapi untuk dipersembahkan kepada dewa." terlalu pendek memang penjelasan tentang Bromo di tulisan ini, mengapa ? karna kita bisa mendapatkan yang lebih banyak dan lebih indah jika melihatnya sendiri :D

komunitas


Memang sejak dulu saya sangat senang bermain, ya semua orang pasti senang bermain, terlebih bermain bersama teman yang memiliki sebuah hobby yang sama. Pada mulanya saya mengikuti sebuah komunitas motor yang cukup besar, YMCI (Yamaha MX Club Indonesia) sebuah komunitas motor yang beranggotakan mayoritas kaum adam haha. awal mula saya bergabung dalam komunitas ini di daerah saya tinggal, kami hanya beranggotakan kitra kira 4 orang (seingat saya) :D , karna pada waktu itu komunitas ini baru membuat chapter baru di daerah Depok. Upay, Bowo, Bintang, Topan, kalau tidak salah dulu pertama kalinya merekalah yang mendirikan chapter Depok. saya bergabung dengan mereka sebagai anggota termuda, ya saya baru duduk di SMA kelas 1. di sana saya memulai kehidupan yang menurut saya enjoy melakukannya. bertemu dengan orang yang lebih tua, banyak yang memberi masukan tentang hidup atau apapun yang penah mereka alami. setelah itu saya keluar dari komunitas tersebut dengan alasan saya tidak bisa mengatur waktu bermain saya dengan waktu belajar saya. setelah lama tidak mempunyai komunitas, saya mulai masuk di komunitas yang diwadahi oleh KASKUS , awal mula saya masuk di kaskus regional depok saya di sambut hangat oleh teman yang sampai saat ini dekat dengan saya, om zakir begitu saya memanggilnya sampai sekarang, di panggil "om" bukan karena dia seorang om om yang "senang" :p tapi di kaskus mungkin panggilan om sebagai panggilan hangat yang dipakai, ya saya kurang mengerti sih sebenernya :D. Dari sedikit pengalaman saya mengikuti komunitas, saya mendapatkan pelajaran yang mungkin tidak semua orang mendapatkannya, di sana saya menjumpai orang orang yang membawa berbagai watak, sifat, kebiasaan yang berbeda beda, di sana juga saya sedikit banyak belajar mengenai kepemimpinan, kerja sama dan banyak lagi yang tidak bisa di ungkapkan karna haya yang "melakukan" yang bisa mesrasakannya.